Distributor Kaca Tempered: Manfaat Kaca
Dari artikel sebelumnya (Bagian 1 dan Bagian 2) telah diulas manfaat kaca dalam dunia konstruksi. Ada manfaat, tentu juga ada kekurangan, berikut ini kami uraikan juga kekurangan dalam penggunaan kaca. simak ulasannya :
1.
Rawan Pecah
Semua jenis kaca (termasuk kaca yang dikeraskan / kaca tempered) harus ditangani dengan hati-hati selama pemasangan. Karena kaca bersifat amorf, yang akibatnya membuatnya rapuh. Karena kaca tidak memiliki bidang atom yang dapat saling melewati, maka kaca tidak dapat menghilangkan tegangan beban sehingga rentan pecah. Oleh karena itu Ketika terkena tegangan berlebih, retakan akan terbentuk pada titik cacat permukaan. Partikel di area retakan menjadi terpisah karena retakan terus tumbuh, sehingga menyebabkan ikatan yang terputus terus-menerus dan melebar sampai kaca akhirnya pecah.
Hal tersebut bisa di antisipasi dengan penanganan yang tepat saat pemasangan maupun sudah terpasang. Pemrosesan selanjutnya menjadi kaca tempered juga cukup meningkatkan kekuatan kaca dibanding saat masih berupa kaca biasa / non-tempered.
2.
Dapat Menyebabkan Cedera
Sebagai bahan yang rapuh, kaca rawan pecah karena tegangan berlebih. Pecahan kaca memiliki ujung yang tajam sehingga kemungkinan terjadi cedera apabila terkena pecahan tersebut. Peningkatan kaca biasa menjadi kaca tempered bisa mengurangi resiko tersebut karena kaca tempered ketika pecah akan menjadi serpihan-serpihan kecil. Proses lebih lanjut yaitu menambah lapisan pvb akan menjadi kaca semakin safety atau biasa disebut kaca laminated, karena serpihan kecil pecahan kaca akan menempel pada lapisan pvb tersebut sehingga pecahan tidak akan berhamburan ataupun jatuh.
3.
Menyerap Panas
Kaca diketahui menghasilkan radiasi matahari tingkat tinggi, yang menyebabkan terperangkapnya panas. Ini berarti faktor lingkungan harus dipertimbangkan ketika memilih jenis kaca yang akan dipakai. Namun bukan berarti kaca tidak bisa diaplikasikan di lingkungan tersebut. Hanya mungkin jenis kaca yang bisa menghalau UV seperti Stopsol atau Sunergy akan lebih baik digunakan di area dengan paparan sinar UV yang tinggi.
4.
Mengkompromikan Privasi
Kaca tidak atau kurang ideal digunakan di area terbuka yang dekat dengan tempat umum atau pasar karena transparan. Sebagian besar jenis kaca cenderung memberi visibilitas dengan mengorbankan privasi. Tetapi masalah tersebut bisa dihilangkan dengan penggunaan kaca buram atau smart glass, yang tentunya akan ada biaya tambahan untuk peningkatan privasi.
5.
Peningkatan Biaya
Umumnya, biaya penggunaan kaca dalam konstruksi biasanya tinggi. Harga kaca bervariasi tergantung jenis yang dibutuhkan. Semakin banyak fitur yang didapat, maka akan semakin mahal biaya yang dikeluarkan. Contohnya, penggunaan kaca clear untuk kanopi akan lebih ekonomis dibandingkan dengan kaca Stopsol. Namun secara fitur, kaca Stopsol akan lebih efektif bila diaplikasikan untuk kanopi karena lapisan coatingnya menghalau UV sehingga area di bawahnya akan lebih dingin, hal itu tidak akan didapat apabila hanya menggunakan kaca clear bening.
Kesimpulan dari ulasan di atas adalah bagaimanapun kaca sangat bermanfaat bagi dunia konstruksi dan arsitektur. Selain keindahan, elegan dan kemewahannya, kaca juga memberi keuntungan lain berupa insulasi termal, suara dan transmisi cahaya alami.
Namun perlu diperhatikan
pemilihan jenis kaca yang tepat, sehingga penggunaannya tidak sia-sia dan
keawetannya akan terjaga dengan baik.
Artikel ini disadur dari :
https://www.builderspace.com/advantages-of-using-glass-in-construction
Editor : MYF
















