Daya Tahan Kaca
Daya tahan kaca dapat disaksikan di sebagian besar kota dengan
gereja-gereja kuno. Kecuali jika pecah oleh beban yang berlebihan, kaca akan
bertahan untuk waktu yang sangat lama. Kaca mungkin diadu oleh cuaca tetapi
tetap memberikan layanan selama berabad-abad penggunaan. Modern ini kaca cukup beragam
dan sifat-sifatnya dapat diatur untuk memberikan kinerja yang konsisten dalam
penggunaan yang sesuai. Selain tekanan mekanis, hanya ada beberapa faktor yang
merusak kaca.
Abrasi dapat menyebabkan kaca tergores dan menghilangkan lapisan terapan
yang terbuka. Pasir yang terbawa angin mungkin merupakan fenomena alam tetapi
jarang menyebabkan kerusakan besar. Sebagian besar kaca pada arsitektur yang
rusak adalah salah dalam penanganan. Kecuali jika permukaan kaca dilindungi
sehingga tidak menimbulkan benturan atau terkikis.
Air hujan (yang bersih) bukanlah ancaman bagi kaca, tetapi hujan asam
mungkin memiliki efek jangka panjang. Kaca bagus dalam menahan sebagian besar zat
bersifat asam dengan paparan jangka pendek. Produk alkali (bersifat basa) dapat
menyerang komposisi kimia permukaan kaca. Alkali biasanya ditemukan dalam semen
sehingga kontaminasi kaca selama pembangunan konstruksi dapat menyebabkan
kerusakan kecuali segera dihilangkan (dibersihkan). Air yang mengalir dari
pekerjaan sipil atau beton melintasi kaca mungkin juga mengandung bahan kimia
alkali yang cukup untuk menyebabkan kerusakan seperti goresan pada permukaan
kaca. Jadi lebih baik kaca terpasangan setelah pekerjaan sipil sudah selesai.
Kaca tidak menyukai perubahan suhu yang tiba-tiba. Apabila kaca terkena
paparan udara dingin dari air conditioner (AC) sedangkan suhu diluar sangat
panas maka akan tercipta perbedaan suhu yang kontras, dan itu dapat menyebabkan
kacah pecah. Solusinya adalah kaca diproses tempered untuk meningkatkan
kekuatan secara termal agar kaca tidak “kaget” karena perbedaan suhu yang
mencolok.
Dalam hal mekanis, daya tahan kaca dapat bervariasi, secara teoritis
kaca cukup kuat. Namun cacat kecil pada permukaan kaca memungkinkan titik
stress terkonsentrasi sehingga apabila terkena tekanan (berlebih) kaca dapat
retak yang dimulai dari titik tersebut.
Oleh karena itu penanganan kaca saat pemasangan atau instalasi merupakan
hal yang sangat penting.Karena dengan prinsip kehati-hatian itu akan
memperlancar pekerjaan anda dalam memasang kaca.
















