Kekuatan Kaca Tempered | Kaca Surabaya
Kaca
tempered secara signifikan lebih kuat dan lebih baik daripada kaca anil standar
(kaca biasa). Ada banyak alasan mengapa konsumen rata-rata harus tertarik pada
produk kaca tempered. Artikel ini akan menyertakan referensi ke beberapa
penelitian yang mengkonfirmasi kekuatan kaca tempered.
1.
Kaca Tempered adalah Jenis Kaca
yang dipanaskan.
Anda mungkin
pernah mendengar tentang kaca tahan benturan dan kaca temper. Kaca Tempered
sebenarnya adalah jenis kaca yang berbeda. Kaca Tempered dipanaskan
sehingga bagian tengah kaca tetap relatif panas dibandingkan dengan permukaan
kaca. Saat bagian tengah kaca mendingin, permukaan dan tepinya dikompresi.
Keamanan dipastikan pada tahap awal proses tempering. Kaca disiapkan untuk
proses dengan terlebih dahulu dipotong menjadi ukuran yang diinginkan. Setelah
itu, kaca diperiksa secara menyeluruh. Jika tidak, kerusakan dapat terjadi di
beberapa titik selama proses temper. Tepi tajam dihilangkan sebelum proses
temper melalui penggosokan seperti amplas dan alat polish. Prosedur keselamatan
ini memastikan bahwa kaca temper tidak tiba-tiba pecah menjadi pecahan yang
akan menggagalkan produksi Kaca Tempered.
Kaca
Tempered dirancang untuk memaksimalkan keamanan atau
safety karena banyak bangunan memerlukan hal tersebut. Seperti yang akan Anda
pelajari di sini, Kaca Tempered merupakan alternatif praktis untuk kaca
standar, bahkan jika Anda tidak diharuskan untuk memasang kaca jenis ini.
2.
Kaca Tempered
Empat Kali Lebih Kuat dari Kaca Biasa
Kaca tempered
kira-kira 4 kali lebih kuat dari kaca standar. Kekuatan kaca diukur dengan
kekuatan tarik, yang didefinisikan sebagai beban maksimum yang dapat ditanggung
kaca saat diregangkan. Kaca Tempered memiliki kekuatan tarik 10.000 pon
per inci persegi (psi). Kaca standar memiliki kekuatan tarik sekitar 1.000 psi.
Sementara kekuatan tarik bukan satu-satunya ukuran kekuatan, ini adalah salah
satu ukuran kekuatan yang paling penting saat menilai suatu material. Kuncinya
di sini adalah bahwa memecahkan Kaca Tempered secara signifikan lebih
sulit daripada memecahkan kaca biasa. Fakta ini membuat Kaca Tempered
menjadi pilihan populer di antara mereka yang mencari produk kaca yang kuat dan
ekonomis.
3.
Kaca Tempered Mengurangi Resiko
Cedera
Kaca Tempered mengurangi resiko
cedera saat pecah, relatif daripada kaca standar. Cara kaca tempered pecah
disebut sebagai "dicing". Saat pecah, kaca tempered menjadi
pecahan atau serpihan kecil dan relatif tidak berbahaya sehingga resiko cedera
dapat diminimalisir.
4.
Kaca Tempered Berguna untuk
Rumah Kaca
Kaca, secara umum, adalah salah satu pilihan
bahan yang lebih disukai untuk digunakan pada rumah kaca. Ada alasan menggunakan
kaca, menurut Washington State University . Kaca jauh lebih menyenangkan
secara estetika di rumah kaca daripada plastik atau polikarbonat. Kaca juga
lebih unggul daripada opsi alternatif dalam hal memungkinkan radiasi langsung
ditransmisikan melalui material.
Kaca juga hadir dengan keawetannya dibandingkan
dengan bahan lain yang digunakan untuk membuat rumah kaca. Kaca yang digunakan
di rumah kaca diperkirakan akan bertahan lebih dari 25 tahun.
5.
Kaca Tempered Digunakan untuk
Skylight
Kaca Tempered biasanya
digunakan untuk skylight atau kanopi. Perencana atau arsitek mungkin
mengharuskan skylight terbuat dari Kaca Tempered meskipun peraturan
bangunan tidak mewajibkan jenis material tertentu. Ada banyak keuntungan memiliki
Kaca Tempered untuk skylight. Salah satu model paling populer di pasaran
adalah Kaca Laminated Tempered.
6.
Tahan panas
Selain tahan benturan, Kaca Tempered juga
tahan panas. Sifat tahan panas ini juga membuat Kaca Tempered menguntungkan
di bidang bangunan dan konstruksi. Kaca Tempered menawarkan peningkatan
ketahanan terhadap kerusakan dalam perbedaan suhu hingga 250°C (482°F). Kaca biasa
hanya dapat menahan perbedaan suhu hingga 40°C.
Anda dapat dengan mudah
melihat mengapa Kaca Tempered adalah suatu keharusan di daerah di mana
perubahan suhu yang cepat diantisipasi.









